Monday, November 26, 2012

Makna dan Arti lagu Dust in The Wind - Kansas/ Scorpion

Dust in the wind...all we are is dust in the wind...

Selamat pagi semua sahabat yang luar biasa...
Pagi ini mari kita awali dengan bersyukur, bisa mulai dari hal sederhana... mensyukuri nafas yang masih bisa terhembuskan dari diri kita.... Tanda bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk hidup, berbenah, dan menjadikan diri kita lebih baik dari waktu ke waktu...

Oke... setelah kemarin terlewatkan untuk posting tulisan... hari ini Alhamdulillaah diberikan kesempatan untuk kembali menulis...

Kembali ke seputar lagu, setelah beberapa waktu mengupas lagunya teh Nicky Astria (Carry On-red), kali ini kita bahal ngebahas makna lagunya Kansas...widiiih...hehe...
judulnya adalah Dust in The Wind...

Saya benar-benar salut dengan yang terinspirasi membuat lirik Lagu Dust in The Wind ini..
Makna dari Lagu yang dinyanyikan oleh Kansas atau Scorpion ini begitu dalam... Berikut saya kutipkan liriknya....

I close my eyesOnly for a moment and the moment's goneAll my dreamsPass before my eyes with curiosity
Dust in the windAll they are is dust in the wind
Same old songJust a drop of water in an endless seaAll we doCrumbles to the ground, though we refuse to see
(Aa aa aa)Dust in the windAll we are is dust in the windOh, ho, ho
Now don't hang onNothin' last forever but the earth and skyIt slips awayAnd all your money won't another minute buy
Dust in the windAll we are is dust in the wind


Ya... kita hanyalah butiran debu dalam angin..siap diterbangkan kapan saja. 
Saat mata terpejam sejenak saja, bisa jadi semua kenangan indah, semua mimpi-mimpi indah kita sudah hilang tak kita jumpai lagi, bahkan sebelum mata kita kembali terbuka. Bagaimana bisa terjadi? Iya tentu saja bisa, bukankah kematian itu datang tak terduga? Bukankah kematian bisa datang dengan begitu cepatnya? Bukankah masa muda bukan berarti kita aman dari yang namanya kematian?Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 

Daan... saat kematian itu sudah datang, bukankah seakan tak ada artinya lagi semua keindahan yang kita nikmati di dunia ini? BUkankah itu artinya selesai sudah semua impian-impian indah yang telah kita susun dengan begitu bersemangat sebelumnya?? Karena tugas kita di dunia ini sudah selesai dan kita harus kembali bersatu denganNya. Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 


Kalau diibaratkan lautan, bukankah kita tak lebih dari setetes air yang menetes dari ujung jari kita. Bahwa saat kita melakukan banyak hal pun di dunia ini, maka akhirnya semuanya akan tetap sama. Semua dari tanah akan kembali ke tanah, semua berasal dariNya dan akan kembali kepadaNya. Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 


Kita ibarat debu, seolah tak bermakna. Seolah tak bermakna karena seandainya kita mengisi seluruh hidup kita dengan kebaikan pun, itu sama sekali belum ada apa-apanya dibandingkan kekuasaanNya yang sungguh tak terbatas. Menjadi "seolah" tak bermakna karena sebenarnya kita punya kesempatan untuk menjadi bermakna. Namun demikian, bisa jadi benar-benar menjadi tanpa makna saat kita tidak mengisi waktu kita di dunia ini dengan sebaik-baiknya. Setiap detik, setiap menit waktu berlalu... dan semuanya akan kita pertanggung jawabkan nantinya. Untuk setiap menit waktu yang terbuang, bahkan uang kita tak akan mampu membelinya untuk kembali. Semuanya telah berlalu, semuanya telah tercatat di dalam catatanNya... Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 


Kita ibarat debu, diantara begitu banyak karuniaNya. Kita adalah manusia yang lemah tanpaNya. Bagaimanakan kita bisa menggerakkan jari kita kalau tanpa bantuanNya? Bagaimanakah kita bisa beribadah jika tanpa pertolonganNya? Bagaimanakah kita bisa melangkah jika tanpa kemudahan dariNya? Bagaimanakah kita dapat bernafas jika tanpa kemurahanNya? Bagaimanakah kita bisa mengedipkan mata tanpa ijin dariNya? Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 


Bukankah sangat benar perkataanNya yang mulia, "Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan?". Bukankah dengan semua ini seharusnya kita menjadi sadar, bahwa tak ada satupun hal yang ada pada diri kita yang tidak bisa kita syukuri? Mari kita semua saling mendoakan... agar kita semua senantiasa terjaga untuk bersyukur, untuk setiap karunia apapun yang diberikan kepada kita. Dust in the Wind... all we are is Dust in the Wind... 


Debu, hanyalah debu... yang seolah... tak bermakna.

Keren sekali bukan makna Lagu Dust in The Wind ini.... :)


Saturday, November 24, 2012

Berdansa dengan Kebahagiaan

Ahaa....
Welcome back...
Judul blog sudah diganti, kembali memakai perjalanan makna, ditambahkan catatan HARIAN Bayu. Rasa-rasanya kalau udah kata harian, tapi update tulisannya bulanan atau malah tahunan, weh... mendingan diganti catatan TAHUNAN aja kali ya..

Tapi kalau diganti catatan tahunan, ya kapan saya mau rajin nulisnya...hehee...

Olrait (kalau kata Tukul) mari lanjutkan...

Judulnya terkesan agak puitis, bisa juga ada yang menganggapnya lebay. Ah, apapun itu tidak masalah, toh semua kembali ke dari sudut pandang mana melihatnya bukan?

Berdansa dengan kebahagiaan. Sejujurnya belum pernah tahu apa yang namanya berdansa. Hanya pernah lihat saja dan kira-kira begitulah yang disebut dansa. Saat dua orang menyatukan kedua tangan mereka, lalu berjoget mesra mengikuti alunan musik yang diperdengarkan.Nah kalau berdansa dengan kebahagiaan yaa kira-kira berarti saya selalu memegang tangannya kebahagiaan dan saya ajak dia mengikuti alunan melodi kehidupan yang mengalun dengan indahnya.

Bahagia hari ini adalah saat teman saya tiba-tiba menawari saya kopi panas karena mungkin beliau merasa senang telah dibantu salah satu urusan untuk pernikahannya.
Bahagia hari ini adalah saat saya sampai rumah kemarin dan ibu langsung membuatkan saya makan malam dan teh hangat sebagai pelepas lelah.
Bahagia hari ini adalah saat saya sampai rumah dan melihat kedua orang tua saya sehat
Bahagia hari ini adalah saat saya bisa Sholat berjamaah bersama orang tua saya
Bahagia hari ini adalah saat saya bisa mendengarkan bapak dan ibu saya menceritakan kisah beliau masing-masing..
Bahagia hari ini adalah saat pagi-pagi ibu saya membangunkan saya dengan lembut agar saya persiapan beribadah.
Bahagia hari ini adalah saat saya mendengar nenek saya mengucapkan terima kasih karena telah mengunjungi beliau.
Bahagia hari ini adalah saat saya berpamitan dengan ayah saya, memeluk beliau dan beliau mendoakan "semoga sukses ya nak".
Bahagia hari ini adalah saat saya berpamitan dengan ibu saya dan beliau pun mendoakan untuk keberhasilan saya.
Bahagia hari ini adalah ketika saya mengucapkan terima kasih kepada pak Polisi yang sedang melakukan operasi surat kendaraan bermotor kemudian beliau berkata " Baik sama-sama, selamat jalan ya, hati-hati di jalan"

Aaaahaaaaaa.... sebenarnya bahagia masih ingin mengajak saya berdansa lebih lama lagi.. tapi biarlah yang lain saya simpan dulu... dan tentu saja saat saya menuliskan ini pun, bahagia juga sedang  berdansa   dengan saya :)

*Mari bersyukur dan berdansalah dengan kebahagiaan


Thursday, November 22, 2012

Carry ON...

Sebuah ungkapan syukur bahwa diri ini masih diberikan kesempatan untuk merasakan bagaimana itu bernafas. Sempat tertegun sejenak, tersadar dan kemudian melihat ke dalam diri. Sempat kemudian melirik beberapa prestasi yang sudah dicapai oleh rekan-rekan sejawat atau bahkan mereka yang usianya jauh lebih muda. Sempat merasa iri karena mereka ternyata sudah bisa memberikan kontribusi yang jauuh lebih banyak dibandingkan diri ini. Sempat merasa bingung sejenak dan kemudian muncullah pertanyaan... lalu sekarang apa yang harus kamu lakukan broooo?? Apalagi yang harus kamu lakukan agar keberadaanmu di dunia ini tidak hanya sekedar mampir tapi bisa banyak memberikan kontribusi??

Tak lama... sayup-sayup terdengar suara musik yang liriknya kira-kira begini....
Andai dunia tanpa cinta
Gelaplah hidupmu dan hilang rasa
Jangan pernah engkau menyerah
Kuatkan dirimu untuk terus melangkah


ooo...seolah mendapatkan jawaban untuk kembali merengkuh bulir-bulir semangat yang sempat terserak. Teringat dengan ucapan salah satu sahabat "dimana cinta bersembunyi saat emosi menghampiri?, kalau dasar cinta adalah pribadi, ternyata itu benar-benar rapuh. Tapi kalau mengingat cinta yang lebih dalam sebagai bentuk pengabdian kepadaNya, ya semangat, motivasi itu hadir dan segalanya jadi ringan memang, menyayangi itu tak lagi tentang dia, tapi Dia"

Dan lagu ini masih berlanjut...
Carry on, carry on, buka mata hatimu
Jangan kau padamkan harapan dan cintamu
Carry on, carry on, waktu terus berlalu
Berani melangkah ikuti nuranimu, carry on


Dengarkanlah suara hatimu, ikuti nuranimu lalu melangkahlah. Banggalah menjadi dirimu apa adanya. Sadari bahwa setiap orang diciptakan di dunia ini sudah dibekali dengan tugasnya masing-masing. Tak perlu kau bandingkan dirimu dengan orang lain. Untuk setiap bekal yang kau miliki, manfaatkanlah sebaik-baiknya, untuk kebaikan dirimu dan tentu saja kebaikan untuk orang lain.

Waktu akan terus berlalu. Jatah usiamu di dunia ini akan semakin berkurang. Masa muda bukanlah berarti aman dari yang namanya kematian. Lalu apa lagi yang harus dimiliki untuk bisa terus bertahan dalam semangat yang positif? Ah lagi-lagi masih dilanjutkan dengan lirik selanjutnya ...

Dengan cinta di hatimu
Hangatkan jiwa dan terang hidupmu
Mengapa kau takut dan sembunyi
Kini saatnya tunjukkanlah dirimu


Milikilah cinta...
Cinta yang memberdayakan. Cinta yang berfokus kepada Sang Maha Cinta. Mari tunjukkan diri kita yang sebenarnya. Diri kita yang apa adanya, diri yang autentik. Diri yang unik, yang berbeda dengan yang lain.
Carry ON, terus melangkah dengan segenap cinta... terus bergerak untuk berbagi...

*Carry ON 


Sunday, November 11, 2012

Mendamaikan Rasa

Teduh dan terus menunduk
Tenggelam dalam gejolak rasa
Menyeruak memenuhi relung jiwa
Lalu diam...
Menyatu dalam keheningan

Sang masa kembali datang
Dan rasa itu pun menyapa kembali
Riak-riak kecil mencoba bangkitkan lagi
Lalu terlepas...
Tuntas tak berbekas

Dan kini sang rasa kembali datang
Tanpa gejolak
Membawa damai
Membawa pesan untuk bergerak
Mengikuti sang angin perubahan

Melambungkan asa
Membenamkan cahaya kesucian
Agar terjaga
Agar menjaga Damai dan bahagia